,

 

POLITIK


Senin, 17 Juni 2013 - 16:06:06 WIB dibaca 457 Kali

Opini: Pilbub, PKNU Dorong Kahar Mudakir Naik Kelas

Pendaftaran bakal calon Bupati Tegal beberapa waktu lalu sedianya mengusung incumbent, Heryy Sulistyawan, SH, Mhum yang diusung koalisi Koalisi Golkar, Hanura dan PKNU dan pada  akhir Mei 2013 menjaring 8 nama pendampingnya seperti Limbad, Kahar Mudakir, Gatot, M Yusron, M. Jumadi, Suhadi, Andhika dan Sutrisno.  Namun dari 8 nama tersebut hanya 5 mengembalikan formulir hingga batas akhir pendaftaran, yaitu M.Jumadi, Suhadi, Kahar Mudzakir, Limbad dan Sutrisno.

Pasca meninggalnya Herry, peta politik berubah total. Bukan hanya di tingkat koalisi saja, tetapi secara keseluruhan dengan kandidat calon Bupati-Wakil Bupati Tegal dari partai lain. Banyak Pengamat Politik menganalisa bahwa sebetulnya kandidat incumbent Hery ini sangat kuat, sekarang petanya berubah. Hal ini juga dibenarkan oleh Drs Ali Imron, Ketua DPD PKNU Kab. Tegal salah satu partai pengusung Herry Sulistyawan. Menurutnya, karena beliau memiliki simpul kekuatan segi tiga yaitu bisa diterima oleh kekuatan koalisi partai  – kekuatan santri non partai seperti Jamaah Giren / Cikura yang ribuan dan juga jamaah di kalangan nahdiyin.

Kini kekuatan ini tetap solid mengusung kandidat baru, ini telah dibicarakan dari 5 kandidat yang ada Limbad, Kahar Mudakir, M Yusron, M Jumadi, Suhadi, Andhika dan Sutrisno mulai dimantapkan untuk naik kelas kelayakannya menjadi calon Bupati. Awalnya mereka mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati.

Kini peta politiknya telah berubah total. Ali Imron juga menegaskan, “Bandul politik sewaktu-waktu bisa saja berubah, seperti saat ini yang terkuat adalah figur Kahar Mudakir, karena secara personal cukup mumpuni dan orangnya merakyat. Tapi ini suara pribadinya, karena keputusan resmi ada di tangan koalisi, bisa saja  ada calon lain. Politik kan serba ada kemungkinan,  tegas Ali Imron.

Sementara itu, di tempat terpisah Teguh Sudiro SE, menegaskan bahwa DPD Golkar merapat ke PDIP untuk bersama-sama mengusung pasangan calon Bupati – Wakil Bupati Tegal. Langkah politik ini diambil dengan kalkulasi yang matang atas konsultasi ketua tim pemenangan Pemilukada Kab Tegal dengan DPD I Partai Golkar Jawa Tengah menghadapi kondisi politik terkini. Langkah politik Golkar ini, berarti pecah koalisi yang telah dibangun bersama Hanura dan PKNU. Namun , Teguh menegaskan bahwa kini, petinggi kedua parpol itu untuk menentukan sikap (TU)


BERITA LAINNYA


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama
Website
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

 

RUBRIK


TEGAL BREBES SLAWI
POLITIK PEMILU PROFIL
GAYA HIDUP EKO-BISNIS PENDIDIKAN
KULINER

PROFIL


Tentang Kami
Redaksi
Info Iklan
Ketentuan Khusus
Hubungi Kami

Jln.Gatot Subroto  NO.43 Tegal Selatan,Tegal.                      Telp. (0283) 321 662, Fax: (0283) 321 662  

Facebook: http://www.facebook.com/beritaseputartegal       Twitter: @KoranTegal             

Email:   beritaseputartegal@yahoo.co.id